Jumat, 22 November 2013
Kamis, 21 November 2013
Senin, 18 November 2013
Senin, 30 September 2013
Akses Mikrotik Router
1.1
Akses Mikrotik router
Akses
mikrotik dilakukan dengan berbagai macam
|
Akses Via
|
Koneksi
|
Text Base
|
GUI
|
Need IP
|
|
Keyboard
|
Langsung ke PC
|
Yes
|
|
|
|
Serial Console
|
Konektor kabel Serial
|
Yes
|
|
|
|
Telent dan SHH
|
Layer 3
|
Yes
|
|
Yes
|
|
Winbox
|
Mengunakan OS Windows
|
Yes
|
Yes
|
|
|
FTP
|
|
Yes
|
|
Yes
|
|
API
|
Socket Programing
|
|
|
Yes
|
|
Web(HTTP)
|
Layer 3
|
|
Yes
|
|
|
MAC-Winbox
|
Layer 2
|
Yes
|
Yes
|
|
|
MAC-Telnet
|
Layer 2
|
Yes
|
|
|
Mikrotikos dan routerboard baru , atau setelah direset,
memiliki default konfigurasi address ether1:192.168.88/24, username “admin”
Pasword blank dalam kondisi tertentu remote dan konfigurasi via GIU tidak
memungkinkan dikarenakan hal-hal seperti :keterbatasan bandwidth,melakukan
running script remote via device console yang lain seperti server dan cisco
router dll
Rabu, 25 September 2013
Perintah Dasar Linux
Menampilkan tempat folder
|
$(nama intruksi) -option argument
|
Menampilkan isi derekstori
|
$ ls
|
Melihat isi derektori a
|
ls -a
|
Menampilkan isi derekstori home
|
$ ls -al /home /etc
|
Untuk bertanya format linux
|
$ man cp
|
Untuk bertanya apa gunanya
|
$ whatis cp
|
Untuk bertanya apa gunanya
|
$ whatis mkdir
|
Menampikan tanggal/waktu
|
$ date
|
Menampikan calender
|
$ cal
|
Berpindah direktori/folder
|
$ cd (namafolder)
|
Berpindah direktori/folder
|
$ cd documents
|
Cek letak posisi
|
$ pwd
|
Masuk ke direktori picture
|
$ cd /picture
|
Membuat folder
|
$ mkdir
|
Pindah kan folder
|
$ mv
|
Copy file/folder
|
$ cp
|
Untuk menampilkan +edit
|
$ gedit
|
Menampilkan(di terminal) +edit
|
$ nano
|
Hanya menampikan tp tidak dapat di edit
|
$ cat
|
Untuk menghapus semua file
|
$ rm
|
Untuk menghapus file (satu saja)
|
$ rm dir
|
Mengenal Struktur Direktori Pada Linux
Pada linux, file-file disimpan dalam sebuah direktori khusus
aga memudahkan untuk mengorganisir dan menjalankannya. Anda maniak linux ?
Tentu saja harus tau tentang direktori ini. Bagi teman-teman yang ingin
mendalami linux menjadi master, silahkan baca kelanjutan dari artikel ini.
Struktur Direktori pada Linux :
1. / – Root
Direktori ini hanya dapat diakses oleh user root atau super
administrator pada Windows.
Direktori / tidak sama dengan /root. Jadi harus diperhatikan
dalam penulisannya.
2. /bin – User Binaries
Direktori ini berisikan file-file eksekusi. Umumnya perintah
yang digunakan oleh sistem disimpan dalam direktori ini.
Contoh : ps, ls, ping, grep, cp.
3. /sbin – System Binaries
Sama halnya seperti /bin, direktori /sbin juga berisi file
yang bisa dieksekusi langsung. Tetapi,
perintah-perintah linux yang terletak di bawah direktori ini biasanya digunakan
oleh aministrator sistem, untuk tujuan pemeliharaan sistem.
Contoh : arp, halt, shutdown, route, swapon, iptables,
reboot, fdisk, ifconfig
4. /etc – Configuration Files
Direktori ini berisikan file-file konfigurasi yang
dibutuhkan oleh semua program. Selain itu juga berisi file yang dijalankan
ketika startup.
Contoh : /etc/resolv.conf, /etc/logrotate.conf
5. /dev – Device Files
Direktori yang berisi file device pada komputer. Juga
termasuk perangkat terminal, usb, atau perangkat yang melekat pada sistem.
Contoh : /dev/tty1, /dev/usbmon0
6. /proc – Process Information
Berisi informasi tentang proses sistem baik itu filesystem
virtual dengan informasi teks tentang sumber daya sistem maupun berisi
informasi tentang menjalankan proses.
Contoh : /proc/{pid},
/proc/uptime
7. /var – Variable Files
Direktori var merupakan singkatan dari Variable Files.
Direktori ini berisikan file-file log sistem (/var/log),
paket dan file database (/var/lib), email (/var /mail), print queues
(/var/spool), lock files (/var/lock), temporary file yang dibutuhkan saat
reboot (/var/tmp), dll
8. /tmp – Temporary Files
Direktori yang berisi file-file sementara yang dibuat oleh
sistem dan pengguna. File-file yang berada didalam direktori ini dihapus ketika
sistem reboot.
9. /usr – User Programs
Direktori ini berisikan file-file binari, libraries,
dokumentasi, dan source code dari sistem.
/usr/bin berisi file binary untuk programs. Contoh : at,
awk, cc, less, scp
/usr/sbin berisi file binary untuk system administrators.
contoh: atd, cron, sshd, useradd, userdel
/usr/lib berisi file libraries untuk /usr/bin dan /usr/sbin
10. /home – Home Directories
Direktori home digunakan untuk semua pengguna menyimpan file
pribadi mereka berdasarkan kepemilikan (user)
Contoh : /home/oki, /home/nova
11. /boot – Boot Loader Files
Berisi file-file yang berhubungan dengan boot loader.
File Kernel initrd, vmlinux, grub files bisa ditemukan dalam
direktori /boot
Contoh : initrd.img-2.6.32-24-generic,
vmlinuz-2.6.32-24-generic
12. /lib – System Libraries
Berisi file-file library yang mendukung file-file binari
dalam direktori /bin dan /sbin
Nama file biasanya ld* or lib*.so.*
Contoh : ld-2.11.1.so, libncurses.so.5.7
13. /opt – Optional add-on Applications
Direktori ini menyimpan file-file tambahan dari
vendor-vendor tertentu. Sifatnya hanya optional.
Biasanya file disimpan dalam direktori /opt/ atau /opt/
sub-directory.
14. /mnt – Mount Directory
Direktori Sementara tempat dimana sysadmin dapat me-mount
filesystem.
15. /media – Removable Media Devices
Direktori tempat sementara untuk removable devices.
Contoh : /media/cdrom untuk CD-ROM, /media/floppy untuk
floppy drives, /media/cdrecorder untuk CD writer
16. /srv – Service Data
Direktori srv berisikan file-file service yang dibutuhkan
oleh sebuah server.
Contoh : /srv/cvs, /srv/www, /srv/ftp
Langganan:
Postingan (Atom)





















